Deskripsi Produk
Kalium iodida (CAS No. 7681-11-0) adalah senyawa iodida anorganik yang terdiri dari ion kalium dan ion iodida. Senyawa ini sangat larut dalam air dan dikenal luas sebagai sumber yodium yang efisien untuk aplikasi kimia, nutrisi, dan industri.
Karena reaktivitas ion iodida yang kuat, kalium iodida dapat membentuk endapan perak iodida saat bereaksi dengan ion perak, sifat yang membuatnya berharga dalam kimia analitik dan aplikasi fotografi. Senyawa ini juga peka terhadap cahaya dan dapat mengalami dekomposisi saat terpapar cahaya, yang berkontribusi pada penggunaannya dalam bahan fotografi khusus.
Dalam nutrisi hewan, yodium memainkan peran penting sebagai komponen hormon tiroid, yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan. Asupan yodium yang tidak mencukupi dapat memengaruhi fungsi tiroid, mengurangi efisiensi metabolisme, dan berdampak pada perkembangan normal ternak dan unggas. Oleh karena itu, kalium iodida biasanya ditambahkan ke pakan hewan, terutama di daerah yang kekurangan yodium dan dalam makanan untuk hewan muda.
Untuk ternak berkinerja tinggi, termasuk sapi perah dan ayam petelur, suplementasi yodium yang memadai membantu mendukung produksi yang stabil dan meningkatkan kandungan yodium dalam susu dan telur. Produk hewani yang diperkaya yodium dapat memberikan manfaat nutrisi tambahan bagi konsumen, sehingga meningkatkan nilai pasarnya.
Dengan ketersediaan yodium yang sangat baik, fungsionalitas nutrisi, dan potensi aplikasi yang luas, kalium iodida tetap menjadi bahan penting dalam pakan hewan, analisis kimia, farmasi, dan proses industri khusus.

Sifat Kimia Kalium Iodida
| Titik lebur | 681 °C (lit.) |
| Titik didih | 184 °C (lit.) |
| Kepadatan | 1,7 g/cm3 |
| Kepadatan Uap | 9 (vs udara) |
| Tekanan uap | 0,31 mm Hg (25 °C) |
| Indeks bias | 1.677 |
| Fp | 1330 °C |
| Suhu Penyimpanan | 2-8°C |
| Kelarutan | H2O: 1 M pada 20 °C, jernih, tidak berwarna |
| Bentuk | Partikel (bulat) |
| Pka | 0,06 [pada 20 ℃] |
| Warna | Kuning |
| Berat Jenis | 3.13 |
| Bau | Tidak berbau |
| pH | 6.0-9.0 (25°C, 1M dalam H2O) |
| Kelarutan dalam Air | 1,43 kg/L |
| Sensitif | Higroskopis |
| Merck | 147.643 |
| Batas paparan | ACGIH: TWA 0,01 ppm |
| Konstanta dielektrik | 5.12 |
| Kelas BCS | 1 |
| Stabilitas | Stabil. Lindungi dari cahaya dan kelembaban. Tidak kompatibel dengan zat pereduksi kuat, asam kuat, baja, aluminium, logam alkali, kuningan, magnesium, seng, kadmium, tembaga, timah, nikel dan paduannya. |
| InChIKey | NLKNQRATVPKPDG-UHFFFAOYSA-M |
| LogP | -0,958 pada 25°C |
| Referensi Basis Data CAS | 7681-11-0 (Referensi Basis Data CAS) |
| Referensi Kimia NIST | Kalium iodida (7681-11-0) |
| Sistem Registri Zat EPA | Kalium iodida (7681-11-0) |
Informasi Keamanan
| Kode Bahaya | Xn |
| Pernyataan Risiko | 26 |
| Pernyataan Keselamatan | 22-36/38 |
| WGK Jerman | 1 |
| RTECS | TT2975000 |
| F | 10 |
| TSCA | Ya |
| Kode HS | 28276000 |
| Data Zat Berbahaya | 7681-11-0 (Data Zat Berbahaya) |
| Toksisitas | Kira-kira LD i.v. pada tikus: 285 mg/kg (Hildebrandt) |
Aplikasi Kalium Iodida CAS No. 7681-11-0
Kalium iodida adalah senyawa yodium yang banyak digunakan dengan aplikasi penting dalam fortifikasi pangan, nutrisi hewan, dan berbagai bidang industri. Sebagai sumber yodium yang efektif, senyawa ini membantu menyediakan suplementasi yodium yang esensial dan mendukung fungsi fisiologis normal.
Aplikasi Fortifikasi Pangan
Kalium iodida disetujui untuk digunakan sebagai bahan fortifikasi yodium dalam produk pangan. Senyawa ini umumnya ditambahkan ke garam beryodium dan makanan bergizi terpilih untuk membantu meningkatkan asupan yodium dan mendukung nutrisi kesehatan masyarakat.
Suplementasi Pakan Hewan
Dalam nutrisi hewan, kalium iodida berfungsi sebagai suplemen yodium yang berharga untuk ternak dan unggas. Yodium adalah komponen kunci hormon tiroid yang mengatur metabolisme, keseimbangan energi, pertumbuhan, reproduksi, dan laktasi.
Mendorong Pertumbuhan dan Kinerja Produksi
Suplementasi kalium iodida yang tepat membantu menjaga fungsi tiroid normal, meningkatkan efisiensi metabolisme, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan hewan yang sehat. Senyawa ini sangat bermanfaat bagi ternak muda dan hewan berkinerja tinggi dengan kebutuhan nutrisi yang meningkat.
Mencegah Defisiensi Yodium pada Ternak
Asupan yodium yang tidak mencukupi dapat menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme, pembesaran tiroid, penurunan laju pertumbuhan, gangguan perkembangan sistem saraf, perubahan kondisi bulu, dan penurunan pemanfaatan nutrisi. Menambahkan kalium iodida ke dalam pakan membantu mencegah defisiensi yodium dan mendukung kesehatan serta produktivitas hewan secara keseluruhan.
Dengan ketersediaan yodium yang tinggi dan kinerja nutrisi yang andal, kalium iodida merupakan aditif penting dalam fortifikasi pangan, formulasi pakan ternak, dan aplikasi terkait yang memerlukan sumber yodium yang stabil.
