Deskripsi Produk
Propilena (CAS No. 115-07-1), juga dikenal sebagai propena, adalah hidrokarbon tak jenuh yang termasuk dalam keluarga olefin. Rumus molekulnya adalah C₃H₆, dengan rumus struktur CH₂=CHCH₃. Ini adalah salah satu bahan baku petrokimia dasar yang paling penting setelah etilena dan benzena.
Propilena terutama diperoleh dari proses pemurnian minyak bumi, termasuk perengkahan uap dan perengkahan katalitik, dan juga dapat diperoleh kembali sebagai produk sampingan selama produksi etilena dari hidrokarbon ringan.
Kehadiran ikatan rangkap karbon–karbon memberikan propilena aktivitas kimia yang tinggi, memungkinkannya untuk mengalami berbagai reaksi adisi dengan hidrogen, halogen, hidrogen halida, dan senyawa lainnya. Ia juga dapat mengalami polimerisasi untuk membentuk bahan polimer yang berharga.
Sebagai antara petrokimia inti, propilena memainkan peran penting dalam produksi polipropilena, akrilonitril, propilena oksida, aseton, karet etilena-propilena, dan bahan sintetis lainnya. Reaktivitasnya yang luas dan jalur konversi yang beragam menjadikannya bahan baku penting yang mendukung industri kimia, plastik, serat, dan karet modern.

Sifat Kimia
| Titik lebur | -185 °C(lit.) |
| Titik didih | -47,7 °C(lit.) |
| Kepadatan | 1.49 |
| Kepadatan uap | 1,48 (vs udara) |
| Tekanan uap | 15,4 atm (37,7 °C) |
| Indeks bias | 1.3567 |
| Titik nyala | -108°C |
| Koefisien keasaman (pKa) | 43(pada 25°C) |
| Formulir | gas tidak berwarna |
| Batas ledakan | 11,10% |
| Ambang bau | 13 ppm |
| Kelarutan dalam air | 0,33 g/L (25 °C) |
| Konduktivitas termal | 0,11 W/(m·K) |
| Titik beku | -185,25 °C |
| Merck | 137.941 |
| BRN | 1696878 |
| Konstanta Hukum Henry | 5,6×10⁻⁵ mol/(m³·Pa) pada 25 °C, Plyasunov dan Shock (2000) |
| Konstanta dielektrik | 1.9 (20℃) |
| Stabilitas | Stabil. Sangat mudah terbakar. Mudah membentuk campuran eksplosif dengan udara. Tidak kompatibel dengan oksidator kuat, asam kuat, dan halogen. |
| InChI | 1S/C3H6/c1-3-2/h3H,1H2,2H3 |
| InChIKey | QQONPFPTGQHPMA-UHFFFAOYSA-N |
| SMILES | CC=C |
| LogP | 1.77 pada 20℃ |
Aplikasi Propilena
Propilena adalah bahan baku petrokimia fundamental yang banyak digunakan dalam produksi berbagai zat antara kimia, polimer, dan bahan kimia khusus. Reaktivitas kimianya yang sangat baik memungkinkannya berpartisipasi dalam reaksi oksidasi, aminasi, klorinasi, alkilasi, hidrasi, dan polimerisasi, mendukung berbagai aplikasi industri.
Produksi Zat Antara Kimia
Melalui proses oksidasi terkendali, propilena dapat diubah menjadi akrolein, yang berfungsi sebagai zat antara penting untuk memproduksi asam akrilat, alil alkohol, gliseraldehida, hidroksiasetaldehida, dan metionin yang digunakan dalam aplikasi pangan dan pakan.
Pembuatan Akrilonitril dan Bahan Sintetis
Propilena mengalami amoksidasi untuk menghasilkan akrilonitril, bahan baku utama untuk memproduksi serat sintetis, karet sintetis, plastik, dan bahan polimer canggih lainnya.
Klorinasi dan Aplikasi Bahan Kimia Khusus
Klorinasi propilena menghasilkan zat antara terklorinasi yang dapat diproses lebih lanjut menjadi alil alkohol, propilena diklorohidrin, kloropropionitril, dan senyawa berharga lainnya. Turunan ini banyak digunakan dalam produksi gliserin, resin epoksi, karet terklorinasi, surfaktan, dan bahan kimia khusus.
Produksi Fenol dan Aseton
Propilena digunakan dalam reaksi alkilasi untuk menghasilkan kumena, zat antara penting untuk pembuatan fenol. Aseton dihasilkan sebagai produk sampingan yang berharga selama proses ini dan banyak digunakan dalam pelarut, pelapis, dan sintesis kimia.
Sintesis Kimia Organik
Melalui sintesis okso, propilena menghasilkan n-butiraldehida dan isobutiraldehida, yang berfungsi sebagai zat antara penting untuk plasticizer, pewarna, pelarut, pestisida, dan senyawa organik lainnya.
Aplikasi Alkohol dan Polimer
Hidrasi propilena menghasilkan isopropil alkohol, yang selanjutnya dapat diubah menjadi aseton, isopropilamina, dan berbagai ester isopropil. Selain itu, propilena dapat mengalami reaksi dimerisasi, trimerisasi, polimerisasi, dan tetramerisasi untuk menghasilkan polipropilena, oligomer propilena, olefin yang lebih tinggi, dan dodesena, bahan baku penting untuk produksi surfaktan.
Dengan sifat kimianya yang serbaguna dan aplikasi hilir yang luas, propilena memainkan peran penting dalam manufaktur petrokimia modern, produksi polimer, dan industri kimia khusus.
