Akrilamida

Monomer Esensial Sintesis Organik
Akrilamida adalah monomer fungsional penting yang banyak digunakan dalam kimia polimer dan sintesis organik. Ini berfungsi sebagai bahan baku utama untuk memproduksi berbagai polimer, kopolimer, dan bahan kimia khusus.

Reaktivitas Kimia yang Sangat Baik
Dengan gugus fungsional yang sangat aktif dan sifat kimia yang menguntungkan, akrilamida berpartisipasi secara efektif dalam berbagai reaksi polimerisasi dan sintesis, mendukung beragam proses manufaktur industri.

Bahan Kristal dengan Kemurnian Tinggi
Akrilamida murni biasanya disajikan sebagai bubuk kristal putih tanpa bau, menawarkan kualitas yang konsisten dan kinerja yang andal untuk aplikasi kimia presisi.

Potensi Aplikasi Industri yang Luas
Karena reaktivitas dan keserbagunaannya yang sangat baik, akrilamida banyak digunakan sebagai bahan baku fundamental dalam produksi polimer, bahan pengolahan air, aditif kimia, dan manufaktur material canggih.

Deskripsi Produk

Akrilamida (CAS No. 79-06-1) adalah senyawa organik dan monomer fungsional yang signifikan, banyak digunakan dalam kimia sintetis dan produksi industri. Senyawa ini menggabungkan aktivitas kimia yang tinggi dengan sifat fisik yang unik, menjadikannya bahan baku penting bagi industri polimer dan kimia khusus.

Pada suhu kamar, akrilamida murni tampak sebagai bubuk kristal putih tanpa bau yang mencolok. Akrilamida tingkat industri mungkin menunjukkan sedikit warna kekuningan atau bau ringan karena adanya pengotor dalam jumlah kecil. Bahan ini bersifat higroskopis dan dapat menyerap kelembapan dari lingkungan, yang dapat menyebabkan kristal menjadi lunak atau larut setelah terpapar kelembapan dalam waktu lama.

Berkat kemampuan polimerisasinya yang sangat baik, keserbagunaan kimia, dan karakteristik kinerja yang stabil, akrilamida banyak digunakan dalam produksi poliakrilamida, polimer fungsional, dan berbagai produk kimia industri.

Akrilamida

Sifat Kimia Akrilamida

Titik lebur82–86 °C (lit.)
Titik didih125 °C 25 mm Hg (lit.)
densitas1,322 g/cm3
densitas curah500 kg/m3
kepadatan uap 2,45 (vs udara)
tekanan uap 0,03 mm Hg (40 °C)
indeks bias1.46
Fp 138 °C
suhu penyimpanan 2-8°C
kelarutan 2040 g/L (25 °C)
bentuk bubuk
pKa15,35±0,50 (Diprediksi)
warna Putih
BauPadatan tanpa bau
pH5,0-7,0 (50g/l, H2O, 20℃)
Kelarutan dalam AirAkrilamida secara rutin diuji pada 250 mg/mL dalam air, menghasilkan larutan bening tanpa warna. Zat ini larut setidaknya hingga 40% (b/v) dalam air, dan dilaporkan hingga 215 g/100 mL dalam air pada suhu 30°C.
Sensitif Sensitif terhadap cahaya
Merck14129
BRN605349
Konstanta Hukum Henry(x 10-9 atm?m3/mol): 3,03 pada 20 °C (perkiraan - dihitung dari kelarutan dalam air dan tekanan uap)
Batas paparanKarsinogen potensial di tempat kerja. NIOSH REL: TWA 0,03, IDLH: 60; OSHA PEL: TWA 0,3; ACGIH TLV: TWA 0,03.
Stabilitas:Tidak stabil. Jangan dipanaskan di atas 50C. Mudah meledak. Tidak kompatibel dengan asam, basa, agen pengoksidasi, agen pereduksi, besi dan garam besi, tembaga, aluminium, kuningan, inisiator radikal bebas. Sensitif terhadap udara. Higroskopis.
InChIKeyHRPVXLWXLXDGHG-UHFFFAOYSA-N
LogP-0,9 pada 20℃ dan pH7
Referensi Basis Data CAS79-06-1 (Referensi Basis Data CAS)
Referensi Kimia NISTAkrilamida (79-06-1)
IARC2A (Vol. 60, Sup 7) 1994
Sistem Registri Zat EPAAkrilamida (79-06-1)

Aplikasi Akrilamida No. CAS 79-06-1

Akrilamida adalah monomer fungsional serbaguna yang banyak digunakan sebagai bahan baku utama dalam sintesis polimer, terutama dalam produksi poliakrilamida (PAM) dan berbagai kopolimer khusus.

Aplikasi Pengolahan Air
Turunan akrilamida, terutama poliakrilamida, banyak digunakan dalam proses pengolahan air sebagai flokulan dan agen peningkat kinerja untuk meningkatkan pemisahan padat-cair dan efisiensi pemurnian air limbah.

Aplikasi Minyak Bumi dan Petrokimia
Dalam industri minyak, polimer berbasis akrilamida digunakan dalam proses peningkatan perolehan minyak, fluida pengeboran, dan aplikasi terkait untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pemanfaatan sumber daya.

Pemrosesan Kertas, Tekstil, dan Industri
Polimer akrilamida banyak digunakan dalam pembuatan kertas sebagai agen retensi dan penguat, serta digunakan dalam proses pencetakan, pewarnaan, dan penyelesaian tekstil untuk meningkatkan kualitas produk dan kinerja pemrosesan.

Manufaktur Polimer dan Material
Sebagai monomer penting, akrilamida berkontribusi pada produksi polimer fungsional dan material kopolimer yang digunakan di berbagai bidang industri, termasuk perekat, pelapis, dan formulasi kimia khusus.

Aplikasi Penelitian Ilmiah
Akrilamida dan turunannya juga digunakan dalam penelitian biologi dan aplikasi laboratorium, mendukung persiapan material fungsional dan proses analitik.

Dengan sifat polimerisasi yang sangat baik dan kompatibilitas yang luas, akrilamida tetap menjadi bahan baku kimia penting untuk pengolahan air, minyak bumi, pembuatan kertas, tekstil, penelitian, dan industri polimer canggih.

Akrilamida

Konsultasi Online

Silakan isi formulir di bawah ini dan kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin